
Rapat ini menyusul adanya ditemukan kasus virus corona atau COVID-19 terhadap dua orang warga Kalimantan Barat yang telah positif terpapar dan telah diumumkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat sebelumnya.
Bupati Ketapang, Martin Rantan mengatakan tujuan diadakannya Rakor ialah agar tidak panik dalam menghadapi wabah virus COVID-19 dan arahan dari Presiden dan Gubernur Kalbar sehubungan dengan adanya ditemukan kasus positif COVID-19 di Pontianak agar segera mengabil kebijakan preventif guna mencegah penyebaran virus tersebut.
βDengan kita tidak panik, kita bisa mengambil langkah langkah yang baik demi tidak menyebarnya virus COVID-19 di Kabupaten Ketapang,β katanya.
Ia menyebut, di dalam situasi yang seperti ini, jika tidak siap dan panik artinya bakal menjadi suasana yang mengerikan.
βOleh sebab itu, kita laksanakan rapat ini agar kita bisa melakukan langkah langkah preventif. Untuk anggaran penangan kita bisa masukan di APBD perubahan Ketapang tahun 2020. Ini kita lakukan untuk mengantisipasi kalau terjadi kasus,β tukasnya.
Martin juga menyebut kalau penanganan dan antisipasi serta kesiap siagan wajid dilakukan dalam menanggulangi wabah virus yang sudah menjadi perhatian dunia ini.
βArtinya hal ini lebih penting ketimbang kita untuk melakukan pembangunan yang bisa dilakukan tahun depan,β ungkapnya.
Sehubungan sudah adanya kasus positif corona di Pontianak kita akan mengambil kebijakan langkah langkah preventif supaya tidak menyebarnya virus corona di Kabupaten Ketapang.
βMembatasi keluar daerah atau keluar negeri, mewaspadai daerah perbatasan, mencegah WNA masuk dan melakukan karantina mereka selama 14 hari serta akan segera membentuk gugus tugas dengan melibatkan TNI dan Polri,β ungkapnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang dalam menghadapi virus COVID-19 dan harus tetap produktif dalam bekerja.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, Rustami mengatakan jika ditemukan adanya kasus warga yang diduga terpapar virus corona di Ketapang pihaknya telah mempersiapkannya rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus suspect corona.

Bersponsor
π Penerbit Content Placement Indonesia
π Artikel Kami Terbitkan Harga Terjangkau
π Jasa Content Placement
π Pasang Backlink Blogroll Premium
π Content Placement 50 Jaringan Backlink
π Jadi Agen Hanya 100 Ribu Selamanya
π Laptop Gaming Terbaik
βUntuk saat ini Pemda Ketapang telah mununjuk RSUD dr Agoesdjam sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien yang terindikasi Virus Covit 19,β katanya.
Sementara untuk fasilitas dalam penangan kasus ini ia menyebut kalau pihak RSUD dr Agoesdjam Ketapang telah mempersiapkan ruang isolasi dengan delapan bangsal atau tempat tidur di dalamnya.
βPemda Ketapang akan segera membentuk membentuk Tim Gugus tugas penanganan penyebaran Virus Covit 19,β ujarnya.
Ia juga mengimbau agar kantor kantor pemerintahan dan swasta menyiapkan alat pencegahan berupa sabun cuci tangan atau antiseptik untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19.
Ketapangkab.go.id
Demikian artikel tentang Virus Corona Ketapang Menggelar Rapat Koordinasi ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang Virus Corona Ketapang Menggelar Rapat Koordinasi ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.